Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Sarapan Bubur dan Mie, Kenapa Cepat Lapar?

Saat sarapan disarankan jangan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat maupun lemak dalam jumlah yang banyak.
Konsumsi makanan yang berkarbohidrat memang memberikan kenikmatan, tapi tidak terserap tubuh dan akan hilang cepat dan akan merasa lapar kembali.
"Contohnya jangan sarapan bubur atau bakmi, karena karbohidratnya banyak sehingga menyebabkan mudah lapar lagi sebelum jadwal makan siang," kata Dr Roy Panusunan Sibarani, Sp PD-KEMD FES seorang Internist-Endocrinologist dari Sahid Sahirman Memorial Hospital saat talkshow bertema “Preventive Medicine: Yakin Sudah Merasa Sehat? yang diadakan Laboratorium Klinik Prodia di Serpong, Banten, Sabtu (25/4/2015).
Idealnya, saat sarapan kebutuhan gizi mulai karbohidrat yang tidak terlalu dan protein dipenuhi. Tapi sebenarnya makan pagi memang tergantung karakter masing-masing orang.
"Kalau saya pribadi, sarapan cukup telur yang banyak proteinnya dan jus," katanya.
Intinya, sebut dia kalau mengonsumsi sarapan usahakan yang tidak bikin kembali cepat lapar. Jadi karbohidrat dan protein jadi prioritas," katanya.
Ia menegaskan jangan pernah melewatkan makan pagi. Jika tidak sarapan, malamnya akan mengonsumsi makanan jumlah luar biasa sehingga berpotensi obesitas. (Eko Sutriyanto)

Autisme Bukan Bahan Tertawaan

Total masyarakat yang peduli difabel pagi itu mencapai 300-an orang untuk memperingati Bulan Peduli Autism.
Ketua panitia , Lani Setyadi menjelaskan peringatan bulan autis dilaksanakan secara tiga hari. Tahun ini, ia mengambil judul autisme bukan guyonan (tertawaan)
"Kami miris kata autis dijadikan guyonan misalnya penyebutan kamu kayak orang autis dan sebagainya. Tidak semua orang bisa menerima hal itu," katanya di depan balai kota Semarang, Minggu (26/4/2015).
Ia mengatakan, masyarakat seharusnya menerima penyandang autis di sekitar mereka. Bukan malah melakukan diskriminasi.perhatian dari lingkungan sekitar-lah yang bisa menolong penyandang autis.
Lani menyebut beberapa ciri autisme dari sisi interaksi sosial antara lain ketika dipanggil tidak menengok, tidak mau menatap, tidak peduli dengan lingkungan dan sebagainya. Namun, hal itu bisa diubah dengan terapi yang tepat.
"Penyandang autisme ada kelebihan tersendiri misalnya sangat pandai matematika hingga prestasi tingkat internasional, ada pandai menghapalkan, bercerita dalam bahasa inggris, menari dan sebagainya," kata pemilik yayasan yogasmara di Srondol Bumi Indah itu.Sri Murni (49) sebagai orangtua penyandang autis membenarkan bahwa dirinya tidak terima kata autis dijadikan guyonan. Ia merasa miris ketika kata itu dipakai untuk guyonan. Sebab, ia punya anak penyandang autis yang berprestasi.
"Anak saya ini saat ini hapal enam juz al quran," jelasnya.
Ia ingin greget kepedulian terhadap autis di kota Semarang masih kurang. Dibanding kota besar lainnya, kegiatan untuk penyandang autis masih kurang. Menurutnya, kepedulian masyarakat terkait penyandang autis harus dipupuk.

Saat Anak Autis Melakukan Penolakan, Ini Cara Mendekatinya

Seorang okupasi terapis, Linggar Prasetyo, menyatakan tidak sedikit penyandang autis yang perlu diterapi secara fisik.
Beberapa Anak autis kurang menerima rangsang sensorik dari lingkugnan. Misalnya tidak mau dipegang, sentuhan penolakan, tidak mau bermain di plosotan, tidak mau melompat dan sebagainya.
"Kalau ada penolakan seperti itu otomatis menjadi penghambat. Ada Pendekatan khusus yaitu memberikan sentuhan ke sendi dan sikap," jelasnya.
Untuk membuat penyandang autis mau melompat misalnya, perlu waktu berbulan-bulan. Jika tidak ada masalah dengan otot, tapi hanya terkait koordinasi sensor dan gerak, paling tidak butuh waktu tiga bulan. Yang terpenting, penyandang autis mau meniru gerakan.

Yoga, Solusi untuk Tenangkan Anak Autis

Autisme merupakan gangguan perkembangan sistem saraf yang menyebabkan anak mengalami kesulitan berkomunikasi hingga tidak bisa duduk tenang.
Ada berbagai macam terapi untuk membantu perkembangan anak dengan autisme menjadi lebih baik. Salah satunya adalah dengan yoga anak.
Guru yoga anak, Tina Maladi mengatakan, yoga dapat membantu anak dengan autisme lebih tenang dan fokus. Tina mengombinasikan gerakan-gerakan yoga dengan latihan pernapasan.
"Anak bisa lebih tenang, fokus. Misalnya, kalau marah-marah, daripada ngamuk-ngamuk, ya atur napas saja," kata Tina yang mengajar yoga khusus anak-anak di Yoga Festival 2015, Taman Menteng, Jakarta, Minggu (26/4/2015).
Tina menjelaskan, gerakan yoga dapat melatih perkembangan motorik anak. Bagi anak dengan autisme yang sering tidak fokus dalam menghadapi lawan bicaranya, Tina akan mengajarkan membedakan volume suara mulai dari yang halus hingga bising.
"Anak autis itu sering kali ketika kita ajak ngomong dia fokus dengan suara bising yang jauh di sana. Kita mengajarkan membedakan bermacam-macam suara. Misalnya meditasi sambil mendengar suara kerang. Itu bantu visualisasi," terang Pendiri Kids Yoga Jakarta ini.
Menurut Tina, terapi ini dapat melatih konsentrasi anak dan fokus terhadap suara yang didengarnya. Tina mengatakan, sejumlah anak autis yang diberi terapi dengan yoga anak olehnya dapat lebih tenang dan sadar dengan lingkungan sekitar.
Namun, hasilnya memang berbeda-beda bagi setiap anak. Jika rutin dilakukan, bisa mendapatkan hasil yang baik. Untuk anak berkebutuhan khusus, Tina mengajar yoga secara privat. Lamanya beryoga tergantung kondisi anak, yaitu sekitar 45-60 menit.
Tina memastikan, gerakan yoga ini aman untuk anak-anak. Yoga pun diajarkan dengan cara menyenangkan sehingga menarik bagi anak-anak yang mengikutinya.

Cegah Kenaikan Kadar Gula Darah dengan Buah Pinang

Ini cara herbal mengatasi kenaikan kadar gula darah dalam tubuh. Buah pinang ternyata mengandung kekuatan untuk mencegah kenaikan kadar penyakit tersebut.
Caranya, ambil satu buah pinang, belah empat kemudian rebus dengan tiga gelas air hingga menjadi 1 1/5 gelas air.
“Amalkan setiap hari atau paling tidak dua kali setiap pekan. Insya Allah kadar gula darah tidak naik,” ujar Ibu Asih yang sudah setahun ini memberikan resep herbal yang satu ini bagi suaminya penderita gula darah.
Resep ini, menurutnya, diperoleh dari seorang ahli herbal tradisional yang membuka praktik di Kalimantan Tengah.
“Dulu kadar gula darah suami saya sampai 500 lebih kini Alhamdulillah sudah normal bahkan tetap bisa mengonsumsi nasi putih bisa,” ujarnya.

Korea Suntik Dana Untuk Evoucher

Perusahan Internet penyedia Voucher Diskon dan Deals terdepan Indonesia, Evoucher.co.id. mendapat suntikan dana dari perusahaan asal Korea Valuein Technology Indonesia (VITI).
Perusahaan asal Korea it fokus sebagai penyedia digital kontens yang juga akan turut meramaikan industri game di Indonesia, dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri game di Asia Pasifik. .
CEO Evoucher Indonesia Danny Baskara mengungkapkan pendanaan dari VITI merupakan upaya perwujudan menjadi situs e-commerce terdepan.
“Kami sangat gembira mendapatkan dukungan tambahan dari investor dalam usaha kami untuk menjadi e-commerce yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia," ujar Danny, Senin (27/4/2015).
Tim Evoucher akan memanfaatkan dana tersebut untuk pengembangan usaha dan infrastruktur yang dibutuhkan. Dalam hal ini untuk mendorong strategi bisnis yang dijalankan Evoucher, baik untuk pengembangan infrastruktur maupun pemasaran.
"Dana ini merupakan investasi pertama yang diterima Evoucher yang sejak berdiri hingga saat ini dimana Evoucher beroperasional secara bootstraping atau self funding," ungkap Danny.

JK: Kebakaran Hutan Akibat Ulah Perusahaan Asing

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan kepada semua pihak, terutama korporasi asing yang beroperasi di Indonesia menghormati kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. Pasalnya saat terjadi kebakaran hutan di wilayah Kalimantan, negara asing yang terkena polusi asapnya menyalahkan Indonesia.
"Seringkali, pada saat terjadi bencana kebakaran hutan, negara-negara tetangga menyalahkan kita
akibat tidak menjaga hutan dengan baik," ujar JK di Tropical Landscape Summit, Senin (27/4/2015).
JK mengatakan kebakaran hutan terjadi akibat perusahaan asing yang sembarangan membakar. Tujuan utama perusahaan asing itu menurut JK untuk membuka lahan.
"Padahal bencana tersebut disebabkan oleh ulah para perusahaan-perusahaan asing yang membuka lahan dengan cara membakar hutan," ungkap JK.
JK menyebutkan Indonesia memiliki hamparan hutan yang luas, hutan Indonesia menjadi salah satu paru-paru dunia yang sangat penting peranannya bagi kehidupan isi bumi. JK mengatakan 50 tahun yang lalu, Indonesia memiliki 150 juta hektar hutan, namun lahannya menyusut akibat pemanfaatan hutan tak terkendali.
"Sepatutnya, dunia lebih menghormati negara kita sebagai paru-paru dunia," kata JK.

Pemerintah Harus Segera Gunakan Energi Nuklir untuk Pembangkit Listrik

Masyarakat Peduli Energi dan Lingkungan (MPEL) dan Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI) mendorong pemerintah untuk menggunakan teknologi nuklir untuk pembangkit listrik.
Kekhawatiran adanya jatuhnya korban seperti musibah Chernobyl dan Fukushima juga kurang beralasan.
Meskipun jatuh korban jumlahnya tidak seperti yang diinformasikan di media internet.
"Kalau googling kita akan peroleh jumlah korban yang beragam dan besar. Jumlah itu tidak bisa dipertanggungjawabnya persisnya. Kalau kecelakaan nuklir, sumber dari PBB yang harus dipercaya," kata Ketua Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia Dr. Ir. Arnold Soetrisnanto di Jakarta, Senin (27/4/2015).
Dikatakannya, memang jatuh korban jiwa namun jumlahnya lebih sedikit dibandingkan korban yang dikabarkan.
"Lebih banyak korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas dibandingkan kejadian nuklir," katanya.
MPEL dan HIMNI mendesak pemerintah menggunakan tenaga nuklir sebagai pembangkit listrik.

Pemerintah Tak Perlu Kebakaran Jenggot dengan Ancaman Presiden Prancis

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Bachtiar Aly meminta pemerintah Indonesia tak perlu cemas dengan ancaman Presiden Prancis Francois Hollande soal pelaksanaan eksekusi mati salah satu warganya Sergei Atloui.
"Setiap kepala negara boleh aja mengancam, dia proteksi warga negaranya, sekaligus policy kebijakan. Jadi pemerintah jangan kebakaran jenggot, ancaman serius itu bila secara sepihak memutuskan hubungan diplomatik, kalau cuma penarikan dubes biasa aja," kata Aly kepada wartawan di Jakarta, Senin (27/4/2015).
Mantan Dubes Indonesia untuk Mesir itu berharap negara yang warga negaranya dieksekusi mati terkait kasus narkotika tak perlu berkometar memperuncing keadaan.
"Jangan over reaktif, yang memberikan komentar memperuncing keadaan. Itu hanya protes," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prancis Francois Hollande menentang keras rencana eksekusi mati oleh otoritas Indonesia terhadap Serge Atlaoui, warga Prancis yang divonis mati atas kasus narkoba. Hollande bahkan mengancam, rencana kerja sama yang telah dibahas antara dirinya dan Presiden RI Joko Widodo saat KTT G20 pada November 2014 lalu, juga bisa ditunda.
"Kami akan mengambil tindakan bersama negara-negara terkait -- Australia dan Brasil... untuk memastikan tak ada eksekusi," tutur Hollande seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (25/4).
Dikatakan pemimpin Prancis itu, dirinya akan bertemu Perdana Menteri Australia Tony Abbott pada Senin, 27 April mendatang untuk membahas masalah ini.
"Kami paham bahwa Indonesia ingin memerangi perdagangan narkoba, namun dalam kasus ini, Serge Atlaoui bekerja di laboratorium dan dia tak membayangkan bahwa dia bisa membuat produk ini. Paling tidak, kami akan menarik duta besar kami dari Jakarta," tutur Hollande.

Tiongkok Sapu Habis Proyek Infrastruktur Indonesia

Konferensi Asia Afrika akhirnya selesai, Kamis (23/4/2015).
Ada tiga hasil yang disepakati dalam pertemuan itu.
Pertama, penguatan kerja sama selatan-selatan untuk mendukung perdamaian dan kemakmuran ekonomi.
Kedua, deklarasi penyegaran kemitraan strategis baru Asia Afrika. Terakhir, deklarasi tentang Palestina.
Yang juga menarik adalah hasil pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Republik Rakyat Tiongkok Xi Jinping di sela-sela KAA itu.
Presiden Jokowi memastikan bahwa Tiongkok akan ikut berinvestasi dalam proyek infrastruktur.
Dari situs Sekretariat Kabinet disebutkan, proyek infrastruktur yang menggandeng Tiongkok antara lain pembangunan 24 pelabuhan, 15 bandar udara (bandara), pembangunan jalan sepanjang 1.000 kilometer (km), pembangunan jalan kereta api sepanjang 8.700 km, serta pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 35.000 megawatt (MW).

Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia Dukung Menpora

Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) menyatakan dukungan kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang secara resmi membekukan PSSI saat induk organisasi sepak bola Indonesia tersebut sedang melakukan Kongres Luar Biasa (KLB) 2015 di Surabaya, Sabtu (18/4/2015) lalu.
"Kami menyampaikan dukungan apa yang dilakukan Menpora untuk kemajuan sepak bola Indonesia," kata Presiden APPI, Ponaryo Astaman, seperti dilansir tim media Kemenpora di Jakarta, Senin (27/4).
Menurut Ponaryo, tujuan APPI datang ke Kemenpora untuk menyampaikan apa yang menjadi keinginan pemain terhadap kemajuan sepak bola Indonesia.
"Salah satunya, kami ingin kompetisi agar tidak berhenti karena di situlah tempat bagi kami untuk mencari nafkah," kata Ponaryo.
Menanggapi masukan tersebut, Menpora mengucapkan dalam waktu secepatnya akan membuat keputusan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia.
"Sore ini kami akan bertemu dengan perwakilan klub ISL untuk membicarakan masalah yang selama ini terjadi. Kepada pemain, saya tidak memiliki niat untuk menghentikan kompetisi karena saya juga sangat peduli dengan kondisi pemain selama ini. Yang saya lakukan ini murni untuk melakukan perubahan sepak bola kita lebih baik," kata Menpora.
Selain Ponaryo, perwakilan APPI yang tampak hadir di Kemenpora antara lain Bambang Pamungkas, Bima Sakti, Eka Ramdani, dan Zulkifli Syukur.

I Made Wirawan Siap Berlaga di Kandang New Radiant

Setelah absen saat menghadapi Lao Toyota FC di Vientiane, lantaran kondisinya belum pulih akibat benturan di kepala, kini I Made Wirawan siap berlaga di kandang New Radiant, Rabu (29/4).
Made mengaku kondisinya sudah jauh lebih baik. Tidak ada persiapan khusus menjelang laga perdana setelah menjalani masa pemulihan.
"Jika diberi kepercayaan untuk tampil saya berdoa agar diberi kelancaran dan berusaha menghilangkan perasaan khawatir sehingga bisa tampil maksimal," kata Made.
Kiper utama tim nasional ini mengurungkan niatnya untuk memakai pelindung kepala ala Peter Cech seperti rencana semula, karena dengan kondisinya saat ini ia merasa tidak terlalu membutuhkan.
"Lagipula di Indonesia sulit mendapatkan pelindung kepala seperti itu. Minta doanya saja, mudah-mudahan lancar," tutur Made.
Persib Bandung datang ke Maladewa membawa modal bagus, belum terkalahkan sekaligus tidak kebobolan pada empat laga terakhir di kompetisi domestik dan Piala AFC 2015.     
Made mengatakan keberhasilan Persib meminimalkan kebobolan bukan hanya andil kiper semata, melainkan hasil kerja sama setiap lini mulai dari depan hingga belakang.
"Ini merupakan hasil kerja keras tim. Semoga kami bisa mempertahankan catatan postif ini di Maladewa," ucap Made.

Imam Nahrawi Berterimakasih Kepada Klub LSI yang Sudah Datang Meski Belum Ada Hasil

Agar proses pembinaan sepakbola nasional terus berjalan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menghendaki agar kompetisi sepakbola kasta tertinggi di Tanah Air, Liga Indonesia (QNB League) 2015, bisa segera bergulir.
Karena itu, ia meminta klub-klub peserta dan PT Liga Indonesia (PT LI) sebagai operator kompetisi, tetap mempersiapkan diri meski organisasi PSSI dibawah La Nyalla Mattalitti tidak akui pemerintah.
“Kita ingin kompetisi bergulir secepatnya. Kompetisi yang kita butuhkan adalah kompetisi menjunjung tinggi sportivitas dan menjamin hak-hak pemain. Jika syarat tersebut komit akan dipenuhi oleh klub dan PT Liga, kita akan segera mengeluarkan izin kompetisi,” ungkap Imam Nahrawi usai pertemuan dengan perwakilan klub dan PT Liga Indonesia (PT LI) di Kantor Kemenpora Jakarta, Senin (27/4/2015).
Meski pertemuan dengan perwakilan klub dan PT Liga belum menghasilkan kesepakatan, Menpora tetap berterima kasih karena perwakilan klub dan PT Liga sudah mau berkomunikasi dan berdialog dengan pemerintah.
Komunikasi dan dialog lebih lanjut dengan stakeholder sepakbola nasional tersebut akan terus dilakukan pemerintah.
“Membenahi kompetisi adalah niat kami. Meski pada pertemuan tadi ada sebagian yang masih emosional dan ngotot, bisa kita maklumi. Kedatangan kawan-kawan perwakilan klub dan PT Liga untuk berdialog dengan kami juga menunjukkan itikad baik mereka. Harapan kami, semua pihak bisa cooling down, sehingga kemudian kita bisa bersama-sama bersinergi dalam memperbaiki kompetisi,” tegas Cak Imam, sapaan akrab Menpora.
Terkait dengan Persebaya Surabaya dan Arema Cronus yang masih dalam status ‘dilarang’ mengikuti Liga Indonesia, Imam Nahrawi yang merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa kedua klub tersebut masih memerlukan penanganan khusus.
Sebab, masih ada status legalitas kepemilikan klub yang masih mengganjal. Karena itu, pihaknya akan terus memediasi proses rekonsiliasi diantara pihak-pihak yang berkonflik agar bisa ikut kompetisi.
Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan sekaligus Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto menambahkan, keinginan pemerintah untuk segera menggulirkan kompetisi dengan tetap berharap PT Liga Indonesia (PT LI) tampil sebagai operator kompetisi.
“Kita tidak ada pikiran untuk mengganti PT Liga. Prinsip kami, kompetisi berjalan baik, sportif dan tidak ada masalah yang melilit di kemudian hari,” jelas Gatot seraya menegaskan bawah kedatangan perwakilan klub dan PT Liga untuk berdialog dengan Kemenpora telah menunjukkan bahwa semua pihak mau membangun sepakbola nasional yang lebih baik.

Persib Bandung Tetap Gelar Latihan Bagi Pemain yang Ditinggal

Tiga pemain Persib yang ditinggal sedang menjalani latihan di Stadion Persib, Jl. Ahmad Yani Bandung. Mereka yang berlatih yakni Rudiyana, M. Agung Pribadi, dan Illija Spasojevic.
Sedangkan kiper kedua Persib, Shahar Ginanjar absen berlatih karena izin pulang ke kampung halaman istrinya.
"Shahar tidak ikut latihan, dia izin pulang kampung ke rumah istrinya. Tapi yang jelas dia dikasih tugas, katanya mau fitnes. Saya tidak tahu kapan pulangnya, dia hanya izin saja pulang kampung," ujar asisten pelatih Persib, Herrie Setiawan.
Adapun materi latihan para pemain yang ditinggal kata Herrie hanya conditioning saja selama satu jam. "Sesuai intruksi couch Djanur, kami latihan hanya menjaga conditioning saja. Besok rencananya fitnes jam 10.00 pagi," kata Herrie.
Diakui Herrie latihan kali ini dirasa cukup, selain menjaga kondisi, juga lari selama 20 menit. "Tadi juga sengaja tiga pemain kami dimainkan dengan tim dari Samsat yang kebetulan sedang berlatih di Sidolig agar sentuhan para pemain tidak hilang saja," ujar Herrie.
Seperti diketahui tim Persib hanya meninggalkan empat pemain di Bandung, yakni Shahar Ginanjar, M. Agung Pribadi, Rudiyana, dan Illija Spasojevic. Pasukan Djanur ini bertolak ke Maladewa, 26 April lalu guna menghadapi tim tuan rumah, New Radiant, Maladewa dalam laga lanjutan Grup H AFC Cup, 29 April nanti.

Hans Peter Schaller Ingin Dekat dengan Pemain PSM Makassar

Pelatih PSM Makassar, Hans Peter Schaller mengumpulkan beberapa pemain.
Mengajak satu persatu untuk bertemu disebuah ruangan rapat di Hotel Holliday Inn Surabaya, Minggu (26/4/2015).
Beberapa pemain yang dipanggil seperti Syamsul Chaeruddin, Ponaryo Astaman, Rasyid Bakri, M Rahmat, Kurniawan Karman, dan Johan Yoga.
Syamsul mendapat giliran pertama bertemu. Bertemu empat mata dengan pelatih asal Austria tersebut di sebuah ruangan Shaghai hotel Holliday Inn.
Setelah Syamsul, Ponaryo Astama mendapat giliran dan seterusnya.
Belum jelas apa isi pertemuan tersebut. Kabar yang dihimpun Tribun, Pelatih ingin lebih dekat dengan pemain. Memberikan motivasi, semangat dan tugas didalam tim. Ini pemantapan sebelum berlanjutnya Liga Indonesia.
Inj juga untuk mengisi kekosongan pasca batalnya menggelar pertandingan melawan Persegres Gresik, Minggu (26/4).

Nonton Online Film Bioskop Terbaru Subtitle Indonesia ..... Klik 2X Gambar Diatas .....
 
Support : Batik Tradisional Indonesia | Motif Batik | Keanekaragaman Batik
Copyright © 2013. try - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by BatikDan
Proudly powered by Blogger